Band rock trio asal Denpasar, Bali, GASINGASIH kembali memperkenalkan karya terbaru mereka melalui single berjudul “Permisi Numpang Tanya”. Lagu ini menjadi bentuk keresahan yang diterjemahkan secara lugas, jujur, dan tanpa banyak basa-basi — sama seperti karakter musik yang selama ini mereka bawa.
Beranggotakan Rido/Broy (vokal & gitar), Try/Three (bass & back vocal), dan Romi/Roms (drum), GASINGASIH lahir dari tongkrongan, percakapan larut malam, dan kegelisahan sehari-hari yang sering kali terasa dekat dengan kehidupan banyak orang. Musik bagi mereka bukan sekadar hiburan, tetapi juga ruang untuk berbicara secara apa adanya.
Melalui “Permisi Numpang Tanya”, GASINGASIH menyinggung berbagai isu sosial dan kemanusiaan yang perlahan terasa kehilangan arah. Lirik seperti:
“Memanusiakan manusia berhenti di retorika
Memuliakan sesama berhenti di bibir saja”
menjadi bentuk kritik terhadap realitas yang dianggap semakin dipenuhi kepentingan, ketamakan, dan hilangnya empati.
Alih-alih tampil penuh metafora yang rumit, GASINGASIH memilih pendekatan yang sederhana namun langsung mengarah pada keresahan utama: tentang nurani, kemanusiaan, dan suara-suara kecil yang sering diabaikan.
Nuansa rock yang dibawakan dalam lagu ini terasa mentah, energik, dan dekat dengan atmosfer tongkrongan anak muda. Karakter tersebut sekaligus mempertegas identitas GASINGASIH sebagai band yang tidak berangkat dari pencitraan berlebihan, melainkan dari obrolan, pengalaman, dan keresahan nyata.
Bagi GASINGASIH, “Permisi Numpang Tanya” bukan sekadar lagu protes, melainkan sebuah pertanyaan terbuka yang mewakili banyak orang: ketika semuanya terasa semakin gaduh, sebenarnya siapa yang masih mau mendengarkan?
Single “Permisi Numpang Tanya” kini sudah tersedia di berbagai platform digital streaming.





