Penyanyi sekaligus penulis lagu independen Troy Kholagi kembali memperkenalkan karya terbarunya melalui album bertajuk “Antara Lagi dan Pergi”. Berkarya dari Maryland, Amerika Serikat, Troy menghadirkan sebuah rilisan yang merangkum berbagai cerita tentang waktu, kehilangan, perpisahan, hingga keberanian untuk melanjutkan hidup.
Dikenal sebagai musisi dengan pendekatan singer-songwriter yang kuat, Troy Kholagi menjadikan lirik sebagai pusat dari setiap karyanya. Melalui tulisan-tulisan yang reflektif dan personal, ia mengeksplorasi berbagai emosi yang lahir dari pengalaman hidup, hubungan antarmanusia, hingga berbagai hal yang sering kali sulit diungkapkan secara langsung. Pendekatan tersebut dipadukan dengan nuansa pop modern yang hangat dan mudah dinikmati.
Album “Antara Lagi dan Pergi” menjadi representasi dari berbagai fase yang dialami seseorang ketika harus dihadapkan pada pilihan untuk bertahan atau melepaskan. Setiap lagu merekam perjalanan emosi yang berbeda, mulai dari pertemuan, keraguan, kehilangan, hingga keberanian menerima kenyataan dan melangkah ke babak kehidupan berikutnya.
“Saya percaya setiap orang pernah berada di antara ingin kembali dan harus pergi,” ungkap Troy Kholagi mengenai makna yang melandasi keseluruhan album ini.
Album tersebut terdiri dari empat lagu, yakni “Memaksa Waktu”, “Kita Lagi (Bukan Lagi?)”, “Masih Kita”, dan “Balik Lagi”. Keempat lagu tersebut saling terhubung sebagai rangkaian cerita yang menggambarkan perjalanan emosional seseorang ketika menghadapi perubahan dalam sebuah hubungan.
Dari keseluruhan materi yang disajikan, “Kita Lagi (Bukan Lagi?)” dipilih sebagai featured track. Lagu ini mengangkat kisah tentang dua orang yang terus kembali pada cerita yang sama, bukan karena hubungan mereka masih baik-baik saja, melainkan karena masih ada perasaan dan persoalan yang belum benar-benar selesai.
Nuansa tersebut tergambar melalui penggalan lirik:
“Kau sebut lagi namaku
Dengan cara yang aku tahu.”
Dengan durasi sekitar tiga menit, lagu ini menawarkan aransemen pop yang sederhana namun emosional. Troy lebih memilih membangun kedekatan melalui kekuatan lirik dan penyampaian vokal yang intim daripada menghadirkan produksi yang berlebihan. Hasilnya adalah sebuah lagu yang terasa personal sekaligus mudah dikaitkan dengan pengalaman banyak pendengar.
Sebagai penyanyi dan penulis lagu independen, Troy Kholagi terus mengembangkan identitas musikalnya dengan menghadirkan karya-karya yang berangkat dari pengalaman, pengamatan, dan berbagai percakapan batin yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melalui musiknya, ia mengajak pendengar untuk merenungkan berbagai fase kehidupan tanpa harus memberikan jawaban yang mutlak.
Melalui “Antara Lagi dan Pergi”, Troy Kholagi menghadirkan sebuah album yang tidak hanya bercerita tentang kehilangan, tetapi juga tentang proses menerima perubahan. Sebuah pengingat bahwa di antara keinginan untuk kembali dan keberanian untuk melangkah pergi, selalu ada ruang bagi seseorang untuk bertumbuh.
Album “Antara Lagi dan Pergi” kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital.





