30.7 C
Jakarta
Minggu, Agustus 30, 2026
- Advertisement -spot_img

Debut Single “Juar” Antakara Wening Datang untuk Merelakan Kepergian

- Advertisement -spot_img

Beberapa waktu ke belakang tren musik pop-folk yang populer di rentang pertengahan 2010-an hingga awal 2020 mungkin tak terlalu hingar bingar lagi seperti dulu. 

Di tengah surutnya kelompok musik yang membawakan gaya musik tersebut, kelompok musik pendatang baru asal Jakarta, Antakara Wening, hadir membawa semangat dan suara yang serupa dengan musik yang populer pada era tersebut. 

Antakara Wening sendiri digawangi oleh tiga orang, Candraditya pada vokal; Al Syam pada gitar; Anjas Prasetyo pada bass. Mereka juga dibantu dua orang pemusik tambahan yakni M. Firdaus Rizaldy pada keyboard dan Marieska Harya Virdhani pada vokal latar. 

Jika ditanya apa arti nama yang mereka sandangkan pada kelompok musiknya, Antakara Wening mengambil kata dari Bahasa sanskerta “antakara” yang berarti matahari atau “antahkarana” yang berarti perjalanan menuju kebebasan batin, sedang “wening” berarti jernih. 

Antakara Wening memadukan dua kata tersebut yang kemudian diartikan menjadi perjalanan menuju kebebasan batin yang jernih. 

Jumat, 28 Agustus 2026, Antakara Wening resmi merilis single yang menandai awal mula mereka meramaikan semarak musik independen tanah air. 

Single pertama mereka yang berjudul Juar, diakui oleh Anjas Prasetyo–sang bassist sebagai buah dari pengalaman pribadi. 

Juar diungkapkannya sebagai sebuah refleksi atas bagaimana ia mesti tetap menjalani hidup dengan tetap bahagia meskipun harus merelakan kepergian seseorang yang pernah dicintai. 

Selaras dengan kisah yang ditulis dalam liriknya, muatan suara yang dibawakan Antakara Wening dalam Juar terdengar begitu melankolis. 

Mereka membuka lagu lewat alun sunyi petikan gitar yang terdengar manis dan lembut mengiringi masuknya nyanyian sendu. 

Lagu berlanjut hingga refrain dan koda ketika drum mulai ditabuh dan bebunyian keyboard turut serta memecah sendu yang asyik mengalun dari awal lagu. 

Apa yang dibawakan Antakara Wening lewat Juar mungkin akan mengingatkan kita dengan diskografi awal Fiersa Besari, Figura Renata atau Dialog Dini Hari. 

Rasa sendu, benar-benar diungkap Antakara Wening dalam Juar, baik dengan bunyi-bunyi dan nyanyian yang mereka bawakan maupun sederet rima penuh metafora dalam lirik yang ditulis. 

Lewat Juar, Antakara Wening benar-benar menandai awal kehadiran mereka dengan merelakan kepergian. 

- Advertisement -spot_img
Musicoloid
Musicoloidhttps://musicoloidnews.com
MUSICOLOID NEWS is an online news media that contains information about the world of music, from the latest album releases and singles from various Indonesian independent bands as well as information on the best music events from all over Indonesia.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

For Your Day

- Advertisement -spot_img