25.9 C
Jakarta
Sabtu, Juli 25, 2026
- Advertisement -spot_img

Kulturra Debut dengan “Sampai Kapan”, Single Alternative Rock yang Mengangkat Isu Kerusakan Lingkungan

- Advertisement -spot_img

Skena musik alternatif Tanah Air kembali kedatangan wajah baru. Berasal dari Denpasar, Bali, unit alternative rock Kulturra resmi memperkenalkan diri melalui single debut bertajuk “Sampai Kapan”, yang dijadwalkan rilis pada 28 Juli 2026. Lagu ini menjadi langkah awal band tersebut dalam membangun identitas musikal sekaligus menyuarakan keresahan terhadap isu lingkungan yang semakin nyata.

Kulturra diperkuat oleh Dewa Civan (vokal), Abiyana Putra (gitar), Cetta Trikayana (bass), dan Aditya Arya (drum). Melalui formasi ini, mereka menawarkan karakter musik yang memadukan alternative rock dengan energi stoner rock, menghasilkan warna yang bertenaga namun tetap sarat emosi.

Secara musikal, Kulturra menghadirkan perpaduan yang mengingatkan pada karakter alternatif modern ala .Feast dan Foo Fighters, dipadukan dengan ledakan energi stoner rock yang terinspirasi dari Jangar dan Navicula. Kombinasi tersebut menghasilkan aransemen yang kokoh, penuh intensitas, dan diperkuat oleh karakter vokal yang tegas serta permainan instrumen yang agresif.

Namun, kekuatan “Sampai Kapan” tidak hanya terletak pada sisi musikalnya. Lagu ini juga membawa pesan yang lahir dari keresahan terhadap kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan. Melalui lirik-lirik puitis, Kulturra menggambarkan dunia yang perlahan kehilangan keindahannya akibat eksploitasi dan kerusakan yang dilakukan manusia.

Pesan tersebut tergambar melalui penggalan lirik:

"Sampaikan pada tanah
Senyawa ini tidak ramah
Sampaikan pada udara
Ada api yang membara
Membakar dikit demi sedikit
Hijau yang kelak menjadi abu."

Bagi Kulturra, lagu ini merupakan refleksi atas berbagai persoalan yang terus terjadi di sekitar kita. Mereka mempertanyakan sampai kapan alam akan terus dieksploitasi demi keuntungan segelintir pihak, hingga kapan keindahan lingkungan harus dikorbankan atas nama pembangunan dan kepentingan ekonomi.

Keresahan itu kembali ditegaskan lewat lirik:

"Sampai kapan
Segalanya direkayasa
Profit sesaat ikut selera barat
Alat berat datang ikut membabat
Takkan ada yang punya siasat."

Menurut Kulturra, ide penulisan lagu ini berawal dari kegelisahan sang vokalis, Dewa Civan, yang melihat semakin maraknya kerusakan alam, baik yang terjadi di lingkungan sekitar maupun yang ramai diberitakan melalui media sosial. Fenomena tersebut mendorongnya untuk menuangkan keresahan itu ke dalam sebuah karya musik yang diharapkan mampu mengajak pendengar untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Dalam proses produksinya, Kulturra menggandeng Jonathan Wadhi sebagai produser. Sementara proses mixing dan mastering ditangani oleh Ngurah Wimba, vokalis band State Of Mind. Kolaborasi tersebut menghasilkan karakter suara yang tetap mentah dan bertenaga, namun tetap terdengar solid untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan.

Sebagai single perdana, “Sampai Kapan” menjadi fondasi awal perjalanan Kulturra di industri musik Indonesia. Band ini juga mengungkapkan bahwa lagu tersebut merupakan bagian dari langkah panjang menuju rilisan-rilisan berikutnya, termasuk album yang saat ini tengah mereka persiapkan.

Dengan memadukan energi alternative rock, lirik yang penuh kritik sosial, dan semangat untuk menyuarakan isu lingkungan, Kulturra berharap “Sampai Kapan” dapat menjadi pengingat bahwa kerusakan alam bukan sekadar persoalan yang dapat diabaikan, melainkan tanggung jawab bersama yang perlu disadari sejak sekarang.

Single “Sampai Kapan” akan resmi tersedia di berbagai platform streaming digital mulai 28 Juli 2026.

- Advertisement -spot_img
Musicoloid
Musicoloidhttps://musicoloidnews.com
MUSICOLOID NEWS is an online news media that contains information about the world of music, from the latest album releases and singles from various Indonesian independent bands as well as information on the best music events from all over Indonesia.

Related Articles

- Advertisement -spot_img

For Your Day

- Advertisement -spot_img